BUDAYAKULINER

Kicau Mania Desa Kebunagung, Sajikan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif

×

Kicau Mania Desa Kebunagung, Sajikan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Hari ini dibuka Lomba Kicau Mania sekala Nasional Merebutkan Piala Victoria 6 Mahadewa SF yang digelar di Desa Kebunagung, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (18/06/2023).

Jenis burung yang di Lombakan, seperti Murai, Loveberd, Kolibri, Cak Ijo, Cerucuk, Kacer dan banyak jinis lainya. Perlombaan ini di hadiri dari beberapa kabupaten se Indonesia.

Dari beberapa peserta yang hadir dalam lomba kicau mania, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Surabaya, Malang, Kediri, Solo, Bali, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Lumajang, Banyuwagi, Situbondo, Gersik, Tuban, Sleman, Tuban, Mojokerto, Bandung.

Hadir dalam acara pembukaan Kicau Mania yang merebutkan Piala Victoria 6 Mahadewa SF yaitu, Bupati, Kapolres, Dandim 0827 serta Frokopimda dan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sumenep.

Kegiatan akbar ini semata mata demi melestarikan Burung yang ada di Indonesia, Khusus nya Kabupaten Sumenep yang terkenal burung cendet. Sekalian mempererat tali persodaraan antar komunitas pecinta kicau mania dan memperkenalkan Desa Wisata Kebunagung.

Ada dua tempat yang di sediakan oleh Panitia, yaitu Lapangan A dan lapangan B, dan masing-masing ada sekitar tuju belas gantungan sangkar dalam lomba tersebut. Peserta yang ikut dalam perlombaan ini sekitar lima ratus pendaftar dari beberapa komunitas yang ada di Indonesia.

Dengan di gelarnya lomba burung berkicau ini menjadi Konsep utama ekonomi kreatif. Unjung tombak Desa Kebunagung adalah membangkitkan Perekonomian Kerakyatan melalui wisata.

Secara giografis Desa Kebunagung masuk wilayah Perkotaan. Tempat wisata Seperti Asta Tinggi, Gua Jeruk sebagai aicon Kabupabupaten Sumenep yang legendaris masuk wilayah ini.

Desa Kebunagung yang bertajuk Desa Wisata mampu meningkatkan Perekonomian warganya, dengan membuka lapangan pekerjaan seperti Kuliner, Jajanan, Kerajinan khas Sumenep di area wisata, (Tim/wh/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *