BERITA

Demi Kenyamanan Publik, PUTR Sumenep Bagun Program Strategis di 206-2027

×

Demi Kenyamanan Publik, PUTR Sumenep Bagun Program Strategis di 206-2027

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), menyiapkan sejumlah program pembangunan infrastruktur pada 2026–2027.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, M.Si., mengatakan sejumlah proyek strategis daerah telah masuk dalam rencana pembangunan dan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai perencanaan serta kemampuan anggaran pemerintah daerah.

“Pertama, program perluasan Tugu Keris yang kita kerjakan, pembangunan kawasan MPP (Mal Pelayanan Publik) di eks Hotel Utami, pembangunan Kantor Bappeda, dan rencana pembangunan rumah dinas Bupati,” Kata Eri Selasa (01/9/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan kawasan pemerintahan dan fasilitas publik. Dinas PUTR juga menempatkan penanganan sistem drainase dan pengendalian genangan sebagai bagian penting dalam pembangunan infrastruktur perkotaan.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan dan peningkatan kapasitas saluran drainase di sejumlah titik, termasuk kawasan Lingkar Timur.

Penggunaan elemen beton pracetak atau precast menjadi salah satu metode konstruksi yang dapat diterapkan untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas dan kapasitas sistem drainase.

“PUTR juga menanggulangi dan mencegah banjir, seperti membangun saluran menggunakan culvert atau beton pracetak yang berada di Lingkar Timur,” jelasnya.

Selain drainase, pembangunan dan peningkatan infrastruktur konektivitas juga menjadi perhatian. Infrastruktur berupa jembatan dan jalan memiliki peran penting dalam memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Pembangunan jembatan dan pengaspalan juga menjadi prioritas pemerintah, baik di darat maupun di kepulauan,” katanya.

Eri menerangkan, sejumlah program pembangunan berskala besar tersebut ditargetkan terus berlanjut hingga 2027. Pelaksanaan proyek akan disesuaikan dengan tahapan perencanaan teknis, ketersediaan anggaran, serta ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Dari perspektif pembangunan daerah, peningkatan infrastruktur jalan, jembatan, drainase, dan fasilitas pelayanan publik diharapkan dapat memberikan dampak terhadap efisiensi mobilitas masyarakat,” Ungkapnya.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur Kabupaten Sumenep pada 2026–2027 tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis : Tim/Wkt/Day.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *