Sumenep – Suasana Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, benar-benar pecah dengan keceriaan pada Sabtu (23/8/2024). Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan desa untuk menyaksikan sekaligus mengikuti karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Karnaval yang digagas Pemerintah Desa Pinggir Papas ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, lembaga pendidikan dari tingkat Raudlatul Athfal (RA) hingga Sekolah Dasar (SD), serta kelompok masyarakat umum.
Berbagai penampilan atraktif disuguhkan, mulai dari kostum perjuangan, pakaian adat nusantara, hingga kreasi budaya yang tidak hanya menghibur tetapi juga sarat makna kebangsaan. Anak-anak sekolah tampil percaya diri membawakan atribut perjuangan, sementara ibu-ibu PKK dan para pemuda memamerkan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, memperlihatkan kekayaan budaya bangsa.
Kepala Desa Pinggir Papas, H. Ubaid Abdul Hayat atau yang akrab disapa H. Obet, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan.
“Alhamdulillah, kegiatan karnaval tahun ini berjalan meriah. Antusias masyarakat begitu luar biasa, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua semuanya ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Menurut H. Obet, karnaval ini bukan hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarana edukasi generasi muda sekaligus memperkuat nilai kebangsaan dan menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan.
“Karnaval ini mengandung nilai perjuangan dan nasionalisme, serta mengingatkan kita semua untuk terus bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata para pahlawan,” jelasnya.
Sebagai Ketua PKDI Sumenep, H. Obet juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kegiatan positif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“InsyaAllah, kami akan selalu hadir bersama masyarakat untuk merawat tradisi dan menumbuhkan semangat kebersamaan demi kemajuan desa dan daerah kita tercinta,” pungkasnya. (Tim/wh/day).












