NET SYBER.COM, SUMENEP – Batu Pirus sudah digunakan manusia sejak 700 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dengan ditemukannya batu purba sebagai alat perhiasan di negara Mesir, juga dijaman peradaban manusia dan menjadikannya sebagai celak mata.
Para ahli menemukan bahwa disuku inca kuno dan mesir menggunakan batu Pirus sebagai perhiasan untuk menghias mayat dari golongan bangsawan sebelum dimakamkan.
Tak heran jika banyak makam bangsawan Inca kuno dibongkar kuburnya, demi untuk mendapatkan harta berupa batu Pirus.
Tidak hanya seputar sejarah, untuk masa kini batu pirus diyakini dapat membantu profesi akuntan manager dalam pekerjaannya, karena diyakini dapat membawa pada relaksasi mental dan pikiran karena perasaan was was atau bingung.
Kini batu Pirus diburu para kolektor, karena batu tersebut sudah mulai langka dan harganya sudah mulai melejit di pasaran baik toko permata maupun du negara asalnya.
Tak hanya itu, Tuhan memberikan anugerah berupa manfaat untuk mengatasi penyakit paru paru, syaraf, mata, dan penyakit dikerongkongan. Pirus pun dapat menguatkan jantung, memperbaiki peredaran darah, keracunan dalam darah, dan memulihkan tenaga.
Batu pirus dengan guratan urat memang sudah sangat terkenal, dari beberapa pecinta batu, menyebutnya dengan Pirus urat emas atau ada juga yang menyebutnya dengan sebutan Pirus serat daun dan Kura-kura.
Batu pirus telah dikenal oleh bangsa mesir kuno dan ditambang didaerah sinai. Lebih dari 6000 tahun yang lalu banyak ditemukan didalam makam makam kuno yang sudah berusia lebih dari 4000 tahun sebelum masehi.
Nama Batu Pirus atau batu Turquoise diambil dari bahasa perancis yang berarti batu turki. karena pada awalnya orang eropa mengira bahwa batu tersebut berasal dari Turki.
Batu pirus telah ditambang di negara Iran dan persia, sekitar 3000 tahun silam. dibenua Amerika suku-suku indian membuatnya menjadi perhiasan yang indah.
Batu pirus juga diyakini memiliki keistimewaan dalam hal membantu dalam proses penyembuhan penyakit, memberikan ketenangan pikiran dan membuka aura kekuatan dalam diri manusia, (Tim/Red/Day).












