BERITAPEMERINTAHANPENDIDIKAN

Didik Dengan Cinta, Kak Seto dan Ketua PKK Sumenep Berikan Materi Tentang Anak

×

Didik Dengan Cinta, Kak Seto dan Ketua PKK Sumenep Berikan Materi Tentang Anak

Sebarkan artikel ini

SUMENEP-  Sambut Seminar Nasional dengan tema Mendidik dengan Cinta di Keluarga yang Ramah Anak, bertempat di Gedung Kihajar Dewantoro, Jalan Truno Joyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at (18/08/2023).

Dalam acara ini di hadiri Ketua umum Lembaga Perlidungan Anak Indonesia Prof.Dr. Mulyadi , S.Psi.,M.si., Psikolog (Kak Seto), Ketua PKK Kabupaten Sumenep Ibu Nia Kurnia Fauzi, Kepala Dinas Pendidikan dan Forkopimda

Seminar ini merupakan bentuk kepudulian masalah anak di bawah umur di lingkungan Kabupaten sumenep dan Pencegahan kekerasan anak serta perkawinan usia dini.

Semua undangan yang hadir di suguhi Tari Muang Sangkal dan menyanyikan lagu Indonesia raya dan sambutan Penyelenggara Acara.

Nia Kurnia Fauzi dalam isi sambutannya, Ini merupakan momentum peenting dalam membentuk karakter anak, baik di lingkungan Sekolah, keluarga maupun di Lingkungan bermain.

“Anak adalah titipan Allah SWT yang harus di didik dengan kasih sayang dan memberikan kehidupan yang layak serta bisa menjadi generasi bangsa yang berahlaq dan budi Pengerti yang baik,” Ucapnya di Gedung Kihajar Dewantoro, Jum’at (18/08/2023).

Menurutnya, Pertumbuhan karakter anak Indonesi wajib diarahkan ke karakter yang Positif, maka dari itu di butuhkan kerja sama, baik dari orang tua, guru pendidik, serta pihak Pemerintah.

“Membentuk karakter Anak usia dini harus dengan cinta dan kasih sayang, terutama kedua orang tuanya, anak harus di arahkan dengan hal-hal yang Positif,” Ujarnya.

Prof.Dr. Mulyadi , S.Psi.,M.si., Selaku Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dalam mengisi materi tentang anak, bahwa cara mendidik anak tidak boleh dengan cara kekerasan seperti memukul dan dibentak, itu akam merubah karakter anak.

“Semua oranng tua menginginkan anaknya menjadi orang baik, baik di dunia Pendidikan maupun lingkungan bermain,”

Kak Seto juga mengarahkan kepada seluruk orang tua untuk mendudik ke hal yang positif, apalagi sekarang anak suka bermain Gajed.

“Ini tantangan bagi orang tua, kareana eranya sudah masuk dunia digital, maka para orang tua harus bisa membatasi dan mengawasi anaknya untuk tidak me nonton konten yang negatif,” Kata Kak Seto.

Menurut Kak Seto, Kekerasan terhadap anak semakin meningkat, Para orang tua harus benar-benar aktif mengawasi dan memberikan pengetahuan yang Positif.

“Peran orang tua penting dalam membetuk karakter anak. Jangan di bentak, Jangan Mara-marah, atau di Pukul, Ini akan menggangu mental anak dan akan meniru apa yang iya terima waktu kecil,” Pungkasnya, (Tim/wh/day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *