SUMENEP – Wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Semakin hari semakin sepi. Diduga faktor rusaknya pantai wisata yang di kelilingi tambak udang dan pembuangan limbah ke pantai menjadi faktor utama.
Persolan ini menjadi perhatian, baik dari mahasiswa maupun aktivis lingkungan hidup, yang selalu menyuarakan tentang rusaknya alam di Kabupaten Sumenep.
Menurut hasil invetigasi FKMS tentang wisatawan yang tidak mau berkunjung ke Sumenep, ada dugaan kuat karena pantainya yang sudah tidak steril lagi, atau sudah tercemar air limbah tambak udang.
Maka dari itu, jangan berharap Kabupaten Sumenep ramai di kunjungi wisatawan, baik wisatawan lokal ataupun maca negara.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep percuma gelontorkan anggaran sampai miliaran di era kepemimpinan Busyro, jika tempat wisata pantainya sudah di kelilingi tambak udang dan limbahnya di buang ke area wisata pantai,” Kata Trisno
Menurutnya, sampai kapanpun wisata patai yang ada di sumenep tidak akan rame di kunjungi wisatawan, karena hampir seluruh bibir pantai di kabupaten Sumenep sudah di bangun tambak udang.
“Masyarak seperti saya yang tau tentang persoalan ini apa mau diam saja, Pemeritahan nya sendiri tidak perduli, zona mendirikan tambak udang aja tidak ada, maka dari itu jangan harap dan jangan bermimpi tempat wisata nya akan rame seperti dulu lagi,” Ujarnya
Dirinya berharap, kepemimpinan Bapak Bupati Achmad Fauzi dan Nyi Eva 2021-2024 bisa memberikan perubahan yang sangat siknifikan, baik tempat wisata yang harus di jaga keaslian.
“Saya berharap kepada Bapak Bupati Achmad Fauzi dan Nyi Eva nantinya benar-benar bisa menjaga pantai wiasata dari pembangunan tambak udang,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).












