SUMENEP – Demonstrasi yang tergabunh dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep melkukan orasi di Depan Gedung DPRD Sumenep, Tepatnya di Jalan Trunojoyo, Desa Bangselok, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Merak menyuarakan beberapa persoalan seperti, Galian C, Mafia Pupuk Bersupsidi, Uu Cipta kerja, Uu Perampasan aset koruptor dan kinerja anggota DPRD Sumenep yang tidak bekerja untuk rakyat.
Korlap aksi Hayat menjelaskan, banyak persoalan di Kabupaten Sumenep yang belum selsai seperti Mafia Pupuk Bersubsidi, Galian C dan kemiskinan serta uu cipta kerja
“Ini merupakan tanggung jawab Pemerintah untuk menuntaskan persoalan tersebut, anggota DPR Kabupaten Sumenep jangan diam,” Kata Hayat, Jumat (7/03/2023).
Para mahasiswa juga menyuarakan, tentang kinerja anggota DPRD Sumenep yang selalu mementingkan kepentingan Pribadi.
“Kabupaten Sumenep sumberdaya alamnya sanagat besar, namun masyarakat nya masi miskin. Ini ketimpangan yang tidak logis,” Ucapnya.
Mereka juga meminta mengevaluasi tetang kinerja para pemangku kebijakan, dan Sumenep adalah kabupaten yang kaya.
“Sumenep kaya, tapi nomor dua se jawatimur tingkat kemiskinan, ini sangat tidak logis,” Ujarnya
Kendati demikian, mahasiswa juga menolak adanya galian C yang merusak lingkungan dan mengganggu penghuna jalan.
“Tambang ilegal yang tidak mengantogi izin tetap beroprasi, namun tidak ada tindakan baik dari pemeruntah maupun aparat,” Ungkapnya.
Dirinya menambahkan, gedung DPRD Sumenep adalah rumah raknyat, tapi rumah mencari keuntungan dengan mengatasnamakan rakyat.
“Ini sebagai bukti, jika Kabupaten Sumenep kaya, tapi banyak tambang ilegal tapi yang menikmati pengusaha dan mereka tidak bayar pajak,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).












