SUMENEP – Akibat jalan rusak di Peruhan Bumi Sumekar, tepatnya Jalan Adirasa, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupten Sumenep, Jawa Timur Mahasiswa lakukan Aksi Simbolis, Kamis (4/05/2023).
Mereka yang tergabung Aliansi Mahasisa Sumenep menuntut jalan tersebut segera di perbaiki, karena sudah banyak memakan korban.
Ardi selaku korlap aksi menjelaskan, jika Pemerintah dan pengembang harus bisa memberikan solusi dan segera memperbaiki.
“Jalan ini sudah banyak makan korban, jika di biarkan maka berakibat fatal, aksi ini adalah sibolis menuntut Pihak Pengembang dan Pemerintah untuk segera di perbaiki,” Ucapnya saat aksi simbolis, Kamis (4/05/2023).
Dirinya juga mejelaskan, jika jalan tersebut milik Pengembang, maka pihak Pemerintah Kabupaten bisa menekan kepada pengusaha perumahan tersebut.
“Jika jalan ini masuk kawasan Perumahan pihak Pemerintah harus bisa menghadirkan Solusi,” Kata Ardi.
Secara terpisah, Direktur Perumahan Bumi Sumekar Haji Sugianto menjelaskan, jika jalan tersebut memang kawasan Perumahan.
“Jalan yang rusak di Jalan Adirasa memang masuk Fasilitas Umum (FASUM) Perumahan Bumi Sumekar. Saya sudah berupaya memperbaikinya, namun saluran nya harus di perbaiki terlebih dahulu,” Ujarnya saat di Kator Pemasaran Bumi Sumekar Kamis, (4/05/2023).
Dirut juga menerangkan, bahwa jalan tersebut tangung jawab antara Pengembang dan Pemerintah, Kabupaten Sumenep.
“Biarpun jalan yang rusak masi lingkup Pengembang, dan Ini sebenarnya tanggung jawab bersama atara Pengembang dan Pemerintah. Jalan tersebut sudah di lewati semua pengendara,” Ungkapnya.
Namum pihak Pengbang berjaji akan segera memperbaiki jalan Adirasa tersebut, serta akan membagun Kolam Resapan (Bosem).
“Jalan yang rusak itu salah satu faktornya adalah, kendaraan besar yang tonasenya melebihi sperti Tronton lewat dan menurunkan barang di area tersebut,” Kata Haji Sugianto.
Kendati demikian, pihak Pengembang dan tim dari Pemerintah Daerah sudah melakukan rapat terkai pesoalan jalan.
“Saya sudah bertemu dan melakukan rapat kordinasi bersama tim yang dari Pemerintah Kabupaten untuk mencari solusi yang terbaik,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).












