NET SYBER.COM, SUMENEP – Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di Dusun Monduh, Desa Sera Timur, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Bayi diperkirakan berusia satu hari ini ditemukan tewas. Senin (12/08/2019).
Bayi tersebut diduga korban pembunuhan oleh orangtua nya sendiri. Dari tubuhnya terlihat luka lubang dibagian kepala, serta bercak darah memar dan pergelangan tangan bekas luka sayatan.
Pengamat kriminal Sumenep inisial Acong (40) mematakan, peristiwa penemuan bayi dalam keadaan meninggal, kami mempunyai kesimpulan dari luka.
“Luka yang ada ditubuh bayi itu seperti lubang dibagian kepala, luka sayatan dibagian pergelangan tangan dan bercak darah. Menandakan bahwa bahwa bayi tersebut sengaja dibunuh atau sudah di rencanakan,” ujar Acong.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa peristiwa pembunuhan bayi atau dibuang, biasanya bayi tersebut hasil hubungan gelap atau hasil perselingkuhan. Bisa juga faktor ekonomi dan sering terjadi seperti itu.
“Dalam pengungkapan kasus seperti itu biasanya pihak penegak hukum melakukan penyelidikan secara cepat, contohnya dalam satu dua hari siapa saja yang melahirkan bayi di rumah sakit, Puskesmas, Bidan Desa ataupun dukun beranak,” ungkap Acong.
Sebelumnya, Nur Rahman warga setempat mengungkapkan, saat ditemukan bayi sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dugaan sementara, bayi tersebut dibuang.
“Jika melihat tanda-tandanya, bayi yang ditemukan belum lama dibuang. Ari-arinya sepertinya baru terputus,” tuturnya.
Bayi tersebut ditemukan tidak jauh dari rumah Nur Rahman. Saat dihubungi media ini, dia menuturkan bahwa, di lokasi penemuan, banyak didatangi warga yang penasaran.
Penemuan bayi tersebut, menurut dia sudah dilaporkan ke aparat berwenang.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bluto, Iptu Wahyudi Kusdarmawan membenarkan penemuan bayi tersebut, saat ini pihaknya sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar, saat ini saya sedang ada di TKP ini, nanti informasi lengkapnya kita informasikan lagi ya,” singkatnya
Kini Pihak Polres Sumenep masih dalam penyelidikan, dan akan segera menangkap pelaku pembunuhan bayi tersebut, (Tim/Whn/Red).












