SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongso Yudo, kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan, khususnya di daerah kepulauan.
Bupati Fauzi menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memperluas akses pendidikan, memperbaiki fasilitas sekolah, serta meningkatkan kompetensi guru di seluruh wilayah, baik daratan maupun kepulauan.
“Pendidikan berkualitas adalah investasi jangka panjang bagi Sumenep. Anak-anak kita berhak mendapatkan fasilitas dan pengajaran terbaik, di mana pun mereka tinggal,” tegas Fauzi.
Ia juga menyoroti pentingnya percepatan pemerataan tenaga pendidik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sedang menyusun skema penempatan guru yang lebih proporsional, agar tidak terjadi ketimpangan antara sekolah di kota dan di kepulauan.
Selain itu, Pemkab Sumenep berkomitmen memaksimalkan penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan. Melalui program digitalisasi sekolah dan pelatihan guru berbasis teknologi, Bupati Fauzi berharap proses pembelajaran menjadi lebih inovatif dan efektif.
“Kami ingin sekolah-sekolah di Sumenep tidak tertinggal dari daerah lain. Digitalisasi harus berjalan, tetapi tetap memperhatikan kondisi dan kemampuan tiap sekolah,” tambahnya.
Di bidang infrastruktur, Bupati Fauzi memastikan bahwa perbaikan gedung sekolah yang mengalami kerusakan akan menjadi prioritas pada tahun anggaran mendatang. Ia menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan siswa dalam proses belajar harus dijamin.
Tak hanya itu, Pemkab Sumenep juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak baik swasta maupun organisasi pendidikan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dari aspek sarana, beasiswa, hingga kegiatan pengembangan bakat dan minat.
Bupati Achmad Fauzi berharap seluruh pihak, terutama masyarakat dan para pendidik, turut berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Sumenep.
“Pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Kemajuan pendidikan adalah hasil kerja bersama. Dengan gotong royong, kita bisa ciptakan generasi Sumenep yang cerdas, unggul, dan berdaya saing,” tutupnya.
Penulis: Tim/wh/day.












