SUMENEP MADURA – NETSYBER.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lakukan aksi demontrasi di depan Mapolres Sumenep Madura, Jawa Timur, Jumat (24/05/2019).
Dalam dalam orasinya HMI cabang Sumenep menuntut kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku penembakan yang mengakibatkan meninggal dunia.
Kami juga menuntut kapolri untuk mengusut tuntas aksi kekerasan yang dilakukan anggotanya. Ada ratusan jiwa yang di aniaya oleh pihak aparat dan ada beberapa orang yang meninggal dalam insiden aksi damai 22 Mei,” kata Korlap Aksi zehol di depan Mapolres Sumenep di Jl.Urip Sumoharjo.
“Aksi ini kami lakukan bukan karena politik kekuasaan, tetapi aksi ini murni aksi solidaritas kemanusiaan atas insiden yang terjadi di Jakarta pada waktu lalu,” tegasnya.
Selanjutnya, Kami menuntut bapak presiden Ir Jokowi Dodo agar selalu menjaga demokrasi, berserikat, berkumpul, berbangsa dan bernegara sesuai UU.1945,” ujarnya.
Pada intinya aksi yang dilakukan oleh teman-teman yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sumenep yaitu, Aksi solidaritas terkait insiden di Jakarta. Sehingga mereka menyampaikan aspirasinya lewat Polres Sumenep untuk di sampaikan ke pimpinan yang lebih tinggi,” kata Waka Polres Sumenep Kompol Sutarno kepada wartawan Net Syber.com, jumat (24/5).
“Intinya mereka menuntut tuntas pelaku kekerasan dan segera stabilkan situasi dengan tertib,” pungkasnya, (Tim/Syber/Day).












