PEMERINTAHANPENDIDIKANPERISTIWA

Ringankan Beban Masyarakat, Bupati Sumenep Buka Program Seragam Siswa Gratis

×

Ringankan Beban Masyarakat, Bupati Sumenep Buka Program Seragam Siswa Gratis

Sebarkan artikel ini

SUMENEP –  Tahun ajaran baru 2022 Bupati Sumenep akan memberikan bantuan seragam gratis untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), baik Negeri maupun swasta.

Batuan Seragam gratis melalui Dinas Pendidikan Sumenep adalah salah satu Program unggulan Bupati Achmad Fauzi untuk meringankan beban para orang tua siswa dan perceptaan perkonomian Daerah, serta pemberdayaan para pelaku usaha Konfeksi lokal di bidang menjahit.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menerangkan, Program tersebut nantinya akan di gelar setiap tahun ajaran baru, bahkan sampai tingkat SD, SMP, MI, MTS. Namun untuk tahun 2022 hanya SD dan MI yang menerima bantuan seragam gratis.

“Seragam gratis siswa yang akan di salurkan oleh Dinas Pendidikan yaitu, baju Merah Putih. Pekerjaan untuk seragam nantinya akan di kerjakan oleh seluruh penjahit Konfeksi yang ada di Kabupaten Sumenep,” Ucapnya, Kamis (19/05/2022).

Bupati menjelaskan, jika Program seragam gratis ini di kerjakan oleh Penjahit konfeksi lokal sumenep. Ini akan menguragi beban para orang tua siswa, dan bisa meningkatkan roda perekonomian serta mengurangi angka penganguran dan tingkat kemiskinan.

“Seluruh para pelaku usaha jahit konfeksi pastinya akan senang, karena seragam tersebut akan di kerjakan oleh masyarakat sumenep, khususnya pelaku usaha jahit konfeksi,” Kata Bupati

Bupati menjelaskan, tak hanya seragam sekolah saja di kerjakan oleh masyarakat lokal, seluruh atribut siswa nantinya akan di kerjakan dan dibuat oleh masyrakat Sumenep.

“Berapa Miliar masyarakat belanjakan untuk seragam siswa pertahun, termasuk atrubut. Jika seragam dan atribut siswa dikerjakan oleh masyrakat sumenep, maka PAD Sumenep akan bertambah dan perputaran ekonomi akan stabil, serta tingkat pengangguran akan berkurang,” Ujarnya.

Program seragam gratis siswa Sekolah Dasar Negeri (SD), Ibtidahiyah (MI) dan swata nantinya mampu menumbuhkan dan berkembang nya pelaku-pelaku usaha baru, khusus nya dibidang konfeksi lokal.

“Ini yang diharapkan kami, untuk menghidupkan dan berkembangnya pelaku home industri di bidang Konfeksi. Jika ini berhasil maka seluruh seragam siswa dan seragam ASN serta atribut, akan di produksi dan dikerjakan oleh masyarakat. Program seragam gratis untuk siswa yang akan segera di salurkan, bisa berdapak positif bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *