NET SYBER.COM, SUEMENEP – Bantuan air bersih oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. didampingi Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, Danlantamal V Laksma TNI Tedjo Sukmono, Danrem 084/Bhaskara Jaya KolonelnInf Sudaryanto. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar, dan Wabup Sumenep Achmad Fauzi, Selasa (5/11/2019).
Khofifah mengungkapkan, tujuan penyaluran air bersih di daerah terdampak bencana kekeringan ini adalah untuk mendukung upaya mengatasi kekurangan air akibat kemarau.
“Alhamdulillah hari ini bisa support tapi sustainability bisa menjadi strategis jika jangka panjang kita siapkan,” kata Khofifah.
Menurutnya, sebelum itu pihaknya telah berkoordinasi dengan DPRD Jatim untuk bisa merencanakan penanganan bencana kekeringan untuk jangka panjang.
“Tadi kebetulan ada Pak Achmad Iskandar dari Wakil Ketua DPRD Jatim. Saya ingin menyampaikan, ayo bikin tuntas pulau kalau misalnya Sapudi ini bisa dijadikan role model. Bagaimana suistanibility sumber daya alam dan airnya yang bagus,” ujarnya.
Dikatakan, role model penanganan kekeringan di Pulau Sapudi ini bisa dilakukan untuk pulau-pulau yang berdekatan. Karena di Madura yang paling banyak tentu di Sumenep.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengungkapkan dengan adanya bantuan air bersih tersebut setidaknya dapat membantu meringankan beban masyarakat yang selama ini masih kesulitan air bersih khususnya disejumlah kepulauan di kabupaten Sumenep, yang memang sangat membutuhkan penanganan serius.
” Dikabupaten Sumenep ini banyak pulau yang terletak jauh dari daratan sehingga perlu penanganan khusus, Bahakan kami sangat berharap ada penanganan khusus untuk memberikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat disini.” Ungkapnya.
Gubernur Jatim dan pihak-pihak terkait lainnya diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang selama ini setiap musim kemarau kekurangan air bersih, (Whn/Day).












