PEMERINTAHAN

Ekonomi Melemah, Jelang Ramadan Konsumen Keluhkan Harga Bawang Putih Alami Kenaikan

×

Ekonomi Melemah, Jelang Ramadan Konsumen Keluhkan Harga Bawang Putih Alami Kenaikan

Sebarkan artikel ini

NETSYBER.COM – SUMENEP MADURA KAWA TIMUR” Jelang ramadan masyarakat di hebohkan dengan harga bawang putih yang melambung tinggi, dan beberapa bahan pokok jugak ikut naik. Seperti bawang merah, Cabe Besar dan bahan pokok lainnya (1/04/2019).

Dari pantauwan Net Syber.Com di PASAR ANOM BARU Sumenep, Madura, Jawa Timur, harga bahan pokok yang saat ini mengalami kenaikan yang cukup siknifikan dari hari-hari sebelum nya. Pada awal bulan april 2019 harga bawang putih masi dalam kisaran Rp. 45.000 sampai Rp. 55.000 awal bulan 1 mei 2019 harga bawang putih tembus Rp. 80.000

“Yani (34) Salah satu pedagang asal desa kolor, penjual rempah-rempah di Pasar Anom Baru mengatakan,” memang betul mas, harga bawang putih sekarang sudah tembus Rp. 80.000 kami selaku pedagang hanya bisa pasrah saja, biasa nya saya sehari bisa menjual bawang putih satup hari 100 kg sapai 200 kg perhari, tapi sekarang hanya bisa menjual 20 kg sampai 30 kg per hari, karena tingkat pembelian konsumen makin menurun jika ada kenaikan seperti ini.

Yani, jugak berharap kepada pemerintah untuk mementau dan menyetabilkan harga bahan pokok yang semakin melambung.

“Seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari belaja ke Pasar Anom Baru, Mina (45) warga Desa Pabian, saat ditanya terkait harga bawang putih yang mengalami kenaikan,” biasanya saya beli 1 kg bawang putih satu minggu satu kali mas tapi sekarang saya hanya bisa beli 1/4 saja karena sekarang 1 kg harga nya Rp. 80.000, jika saya memaksa membeli seharga itu mas, maka saya tidak bisa membeli kebutuhan yang lain.

Harapan “Mina” kepada pemerintah khususnya Pak presiden Jokowi,” tolong setabilkan harga bawang putih dan bahan-bahan pokok rumah tangga,” pungkasnya, (Tim/Whn/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *