SUMENEP – Pasca terbongkarnya Kasus perselingkuhan Dirut PD.Sumekar dan Beras ASN Ketua takmir Majid Jamik Sumenep minta Bupati Sumenep Achmad Fauzi segera pecat atau memundurkan diri.
Direktur PD Sumekar sampai hari ini tidak bisa di hubungi, bahkan terkesan tidak bertangung jawab atas perbuatan nya.
DD Selaku direktur PD Sumekar dari anak Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah ini mangkir dari panggilan Kabag Perekonomian selaku pembina.
Bahkan sampai hari ini sodara DD tidak dapat di hubungi dan tidak masuk ke kantor, serta terkesan menghindar dari Publik.
Sehingga muncul persoalan baru seperti penyaluran beras yang tidak sesuai dengan harapan ASN.
Pertangung jawaban Direktur PD Sumekar terkait kasus Peselingkuhan dan Beras ASN semakin terang menderang
Terbukti Dirut PD Sumekar tidak bertangung jawab atas kinerjanya, sehingga banyak menyisakan persoalan.
Asmuni, selaku Bara Nusa Kabupaten Sumenep sangat menyanyangkan persoalan ini. ASN yang biasanya dapat beras bekwalitas Premium tapi malah mendapatkan kawalitas Medium.
“Padahal penyaluran Beras sebelumnya itu Kwalitas nya masuk kata gori Beras Premium. Kenpa penyaluran berikutnya bukan Beras Jenis Premiun,” Kata Asmuni, Rabu (18/05/2022)
Menurut Asmuni, kemasan Beras yang di slaurkan kepada ASN harus jelas, bermerek dan bertuliskan Beras Premium.
“Jika rekanan melakukan kecurangan serta tidak mencamtumkan merek atau kwalitas Beras itu, maka rekanan atau Suplayer Beras PD Sumekar bukan jenis Premium. Bisa di jerat dengan
Pasal 382 KUHP, Pasal 141 Undang Undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, serta Pasal 62 Undang aundang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan bisa terancam dipidana maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar,” Tegasnya
Dalam hal ini, Asmuni meminta kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk mengusut Suplayer nakal di PD.Sumekar, biar ASN tidak jadi korban.
Secara terpisah Ketua takmir Masjid Jamik Sumenep Husen Satriawan menjelaskan, jika dirinya sangat menyayangkan kasus yang meninpa Dirut PD.Sumekar ini, sangat tidak pantas untuk di tiru oleh pejabat lainya.
Sebutan Abah Husen Purnawiran Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat (KOPASUS), sangat geram mendengar Dirut PD.Sumekar diarak warga karena kasus peselingkuhan dengan wanita asal Kepulauan.
“Saya berharap kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk bertidak tegas memecat Dirut PD.Sumekar, karena sudah mencoreng nama baik Sumenep,” Ucapnya, Minggu (15/05/2022).
Kendati demikian, Abah Husen juga meminta jika Kasus perselingkuhan Dirut PD.Sumekar harus segera tuntas dan jelas, serta tidak terkesan lemah dalam mengmabil keputusan.
Abah Husen yang terkenal tegas dalam menjaga warwah Sumenep ini, ancam akan segera memasang seratus Baner atau sepanduk Seruan pemecatan Dirut PD.Sumekar.
“Jika tidak mau mundur atau di pecat, maka saya selaku takmir Masjid Jamik akan melakukan aksi. Aksi tersebut akan kami lakukan dengan membetangkan 100 sepaduk di sepanjang kota Sumenep,” Tegas Abah Husen.
Pemasangan Titik sepanduk Seruan Pemecatan Dirut PD.Sumekar yaitu di area Depan Majid Jamik, Pasar Anom, Terminal Arya Wiraraja dan Pasar Bangkal.












