HUKUMKRIMINALPEMERINTAHANPERISTIWAPOLITIK

Merasa Berkuasa, Istri Sekretaris DPRD Sumenep Bikin Ulah

×

Merasa Berkuasa, Istri Sekretaris DPRD Sumenep Bikin Ulah

Sebarkan artikel ini

SUMENEP –  Sangat disayangkan prilaku Istri dari Sekretaris DPRD Kabupaten Sumenep singgung wartawan, dan merasa berkuasa atas tempat PRESROOM dan Kantin, Senin (29/11/2021).

Kejadian tersebut bermula saat akan ada kegiatan Darmawanita, ibu-ibu PKK dan Klening servis membersihkan ruangan yang sebelum nya di tempati para Wartawan untuk menulis berita setiap hari.

Selang beberapa Jam, Seorang ibu yang juga istri Sekertaris DPRD Kabupaten Sumenep Sedang menyapu di tempat kantin Pakjono, sambil berkata kepada beberapa wartawan yang lagi ngopi.”Kalian pembawa sampah, jaga kebersihan,” Ucapnya.

Namun beberapa Wartawan yang duduk tetap santai sambil menerangkan bahwa, sampah tersebut biasanya bukan wewenang Ibu Sekwan, namun wewenang Pihak kantin atau klening cervis.

Tak lama, Ibu tersebut membicarakan soal pembelanjaan kebutuhan untuk kegiatan Darmawanita, dan bernada agak keras bahwa pembelian harus tranparan dan minta nota.

“Kalau belanja harus transparan dan minta nota pembelian, nanti ada wartawan ditulis,”

Penyebutan “nanti ada wartawan ditulis” seakan-akan wartawan sebagai momok atau cari-cari masalah di kegiatan Darmawanita, Padahal wartawan saat itu sangat mendukung kegiatan tersebut.

Pak Jono selaku Pengolola Kantin DPRD Sumenep menjelaskan kepada wartawan, Jika istri Sekertaris ngomel-ngomel gak jelas.

“Tadi istrinya Pak Sekwan ngomel-ngomel kepada saya terkait dirinya membersihkan sampah yang ada di kantin. Kantin belum tutup dn sebelum tutup pasti tempat itu sudah di bersihkan sama saya,” Ucap Pak Jono.

Atas Jejadian tersebut, Imam selaku wartawan News Indinesia Angkat bicara, Bahwa seorang istri pejabat tidak boleh berbicara kasar, dan sok berkuasa atas tempat itu.

“Soarang istri pejabat apalagi Istri Sekretaris DPRD sumenep seharus nya berbicara sopan kepada siapapun, Apa lagi pengusrus Darma wanita,” Ungkapnya.

Imam mejelaskan bahwa, selama teman-teman jurnalis selama ini tidak pernah ada gesekan, baik Pak Sekwan maupun Humas.

“Saya berharap, kedepan baik pejabat atau istri pejabat jangan sampai berbicara yang tidak pantas kepada siapapun. Apalagi kepada teman-teman wartan,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *