HUKUMKRIMINALPEMERINTAHANPERISTIWA

Bupati Sumenep: Tidak Ada Lagi Permainan Harga dan Pengambilan Poster Tembakau Terlalu Banyak

×

Bupati Sumenep: Tidak Ada Lagi Permainan Harga dan Pengambilan Poster Tembakau Terlalu Banyak

Sebarkan artikel ini

SUMENEP –  Bupati Sumenep, untuk panen tembakau tahun ini tidak ada lagi permainan harga tembakau, dan pengambilan poster atau contoh tembakau terlalu banyak kepada petani.

Achmad Fauzi tekankan bahwa Hasil tembakau untuk tahun ini 2022 akan tetap setabil dan tidak ada lagi permainan harga, jika ada laporan dan pengambilan poster terlalu banyak, maka dirinya akan menjabut izin pembelian tembakau.

“Semua pihak gudang tembakau yang ada di Kabupaten Sumenep dan Para asosiasi tembakau sudah saya pangil, jika ada lagi yang memainkan harga atau pengambilan poter terlalu banyak kepada petani, saya akan cabut izin nya,” Ucapnya, (22/092022).

Menurutnya, para petani tembakau tidak lagi di rugikan karena permainan harga dan petani sudah di beri bantuan pupuk geratis oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pertanian.

“Pemerintah sudah menyalurkan pupuk geratis melalui Dinas Pertanian untuk para petani. Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengatasi permasalahan petani tembakau,” Kata Bupati.

Dirinya menambahkan, jika persoalan harga tembakau, petani tidak usah khawatir apalagi cuaca sekarang cukup baik dan panen lebih setabil.

Salah satu petani tebakau asal Kecamatan Pasongsongan madruki menerangkan, jika hasil panen dan harga tembakau tahun ini sangat baik dan setabil.

“Untuk harga daun bawah kisaran Rp 40.000 – Rp 45 000, sedangkan daun tengah sampai atas dari harga Rp 45 000 sampai Rp 60.000 / Kg. Jika tidak ada permainan harga petani tembakau akan sejahtera dan pemerintah harus ikut menawasi,” Ujarnya

Menurutnya, untuk tahun ini 2022 hasil panen tembakau harga dan kwalitas sangat baik, karena Bupati Achmad Fauzi telah memberikan peringatan keras kepada pihak gudan tembakau.

“Saya sangat senang mendengar nya, jika Bupati Fauzi memberikan peringatan keras kepada seluruh gudang tembakau yang ada di Sumenep, untuk tidak mempermaikan harga, dan pengambilan poster harus sedikit,” Ungkapnya

Dirinya juga Menjelaskan, jika tahun-tahun sebelumnya merugi akibat permainan harga yang tidak setabil.

“Saya berharap kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk menindak tegas para gudang tembakau yang melagar kesepakatan, baik harga ataupun pengambilan poster terlalu banyak,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *