SUMENEP – Kabupaten Sumenep berhasil menorehkan capaian gemilang dalam dua indikator penting pembangunan, yakni Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan angka kemiskinan. Selama masa kepemimpinan Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, tren keduanya menunjukkan perbaikan signifikan, bahkan tercatat sebagai yang terbaik di Jawa Timur pada 2025.
Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, TPT Sumenep pada 2020 berada di angka 2,84 persen. Setahun kemudian turun menjadi 2,31 persen, lalu anjlok ke 1,36 persen pada 2022. Meski sempat sedikit naik ke 1,71 persen pada 2023 dan 1,69 persen pada 2024, angka tersebut tetap terjaga rendah dan konsisten di bawah rata-rata provinsi.
“Tren TPT di Sumenep sangat terkendali. Ini menunjukkan penyerapan tenaga kerja berjalan optimal, terutama dari sektor UMKM,” ujar Bupati Achmad Fauzi, Jumat (12/9/2025).
Tak hanya itu, indikator kemiskinan juga mengalami perbaikan yang signifikan. Jika pada periode sebelum kepemimpinan Achmad Fauzi (2016–2021) angka kemiskinan stagnan di kisaran 19–20 persen, maka sejak 2022 tren penurunan terlihat jelas. Pada 2022 angka kemiskinan Sumenep turun ke 18,76 persen, berlanjut ke 18,70 persen pada 2023, dan kembali menyusut menjadi 17,78 persen di 2024.
Puncaknya, tahun 2025 angka kemiskinan Sumenep berhasil ditekan hingga 17,02 persen. Angka ini bukan hanya capaian lokal, melainkan menjadi penurunan terbaik di Jawa Timur.
“Penurunan kemiskinan adalah hasil kerja bersama. Pemkab mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial,” tegas Bupati Fauzi.
Capaian tersebut semakin kuat dengan naiknya tren investasi daerah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, sebagian besar didorong oleh geliat UMKM lokal. Kombinasi antara peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan ekonomi kerakyatan membuat kesejahteraan masyarakat Sumenep berangsur membaik.
“Target kami jelas, bukan hanya angka pertumbuhan ekonomi yang naik, tapi rakyat Sumenep benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
Dengan tren positif ini, Sumenep kini kian diperhitungkan sebagai salah satu daerah yang berhasil menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, sebuah capaian yang diharapkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.












