SUMENEP – Heboh Uang didalam Amplop Undangan Pernikahan raib oleh oknum yang mengaku Wartawan dan LSM. tepatnya di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (14/09/2023).
Berpenampilan layak nya pegawai kantoran Oknum inisial, R, H, S, Y, I yang mengaku Wartawan dan LSM ini sering kali melakukan Pemerasan, Teror, bahkan ancaman pelaporan jika tidak diberi uang.
Oknum ini juga suka bergentayangan di instansi Pemerintah dan mencari informasi terkait penyebaran Undangan Pernikahan, baik di lingkungan Kepala Desa, Camat, Kepala OPD, Kabid, Kasi dan lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumdnep.
Kejadian terungkap, berawal saat tuan Rumah pemilik hajatan pernikahan inisial CKB mendapat informasi, bahwa mereka sudah sering kali mekalukan penggelapan amplop yang berisi uang dan Proposal Fiktif.
CKB Merasa curiga dengan gelagat oknum yang mengaku Wartawan dan LSM ini, maka seluruh Uang hajatan di cek satu persatu. Ternyata betul, titipan Amplop yang berisi uang tidak sampai ke tuan rumah.
Menurut CKB, para Undangan menitipkan ke oknum yang mengaku Wartawan dan LSM ini . Ada juga titipan Amplop yan berisi uang di pangkas dari ujud aslinya.
Dari situlah tuan rumah kroscek langsung ke seluruh Penerima Undangan, baik di tingkat Kepala Desa, Camat, Kepala OPD, Kabid, Kasi dan Instansi Pemerimtah Kabupaten Sumenep lainnya.
Ternyata benar titipan itu ada, namun tidak di salurkan kepada pemilik undangan Pernikahan. Ada juga amplop yang berisi uang di ganti dari uang besar menjadi pecahan.
Karena korban ketahuan tidak akan hadir ke Undangan Pernikahan akibat banyak nya kegiatan menyakut Pemerintahan Kabupaten Sumenep.
Mondus oknum wartawan dan
LSM ini berhadapan langsung (dor to dor) mendatangi korban nya, dengan menawarkan jasa mengantarkan amplop ke tuan rumah pemilik hajatan Pernikahan. Barulah Amplop berisi uang di berikan kepada mereka untuk di berikan kepada tuan rumah.
Tidak haya menggelapkan Aplop berisi uang, mereka juga meyebarkan Proposal, kegiatan fiktif dan undangan Palsu untuk meraup keutungan sebesar mungkin.
CKB menghimbau kepada seluruh Pemilik media, cetak atau On line dan Ketua LSM untuk lebih waspada dalam mengeluarkan Idcard, karena takut di salah gunakan, (Tim/wh/dy).












