SUMENEP – Hendak Berobat Kesehatan ke PUSKESMAS Pandian, Pasien Universal Health Coverage (UHC) dan BPJS hasil rujukan RSUD Moh Anwar Sumenep, Ibu dan banyi di tolak dengan alasan tak masuk akal
Pasien atas nama Fanti Lestari Asal Desa Kolor, Baru melahirkan di RSUD Moh Anwar pada Selasa 25/022025 dengan dengan rujukan PUSKESMAS Pandian, menggunakan UHC/BPJS.
Setelah habis melahirkan di RSUD Moh Anwar secara normal Pihak Rumah sakit memberikan surat Rekomendasi untuk di periksa di Puskesmas Pandian pada hari Senin 3/03/2025. Sekitar pukul 10.00 wib.
“Setelah sampai tanggal yang di tentukan oleh pihak RSUD Moh Anwar Sumenep, saya ke Puskesmas Padian,” Ucapnya.
Menurutnya, setelah dikeluarkan nya surat rujukan dari RSUD, ternyata dari pihak PUSKESMAS Padian menolak karena tidak terdaftar, padahal Pasien sudah terdaftar di UHC dan BPJS. atas rujukan kelahiran dari Pihak Puskesmas Padian.
“Terus terang kami kecewa, lalu saya pergi ke PUSKESMAS Pamolokan, disana di diterima dengan baik dan sopan serta memberikan pelayanan dengan baik terhadap kami yang baru melahirkan di RSUD Moh Anwar.
Atas kejadian tersebut korban akan melaporkan ke Dinas Kesehatan serta Inspektorat untuk segera mengevaluasi kinerja PUSKESMAS PANDIAN yang dengan sengaja menolak pasien UHC/BPJS
Universal Health Coverage (UHC) adalah Program unggulan Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan, Namun PUSKESMAS Pandian tidak menjalankan nya dengan baik dan benar
Atas peristiwa ini Kepala Puskesmas Pandian belum bisa di hubungi, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep saat di wawancarai kejadian tersebut tidak bisa memberikan keterangan, lantaran ada Rapat, sehingga berita ini terbit, (Tim/wh/day).












