BERITA

Menu Asal-asalan, Mantan Mafia RASKIN Kendalikan MBG di Sumenep

×

Menu Asal-asalan, Mantan Mafia RASKIN Kendalikan MBG di Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi pelajar SD, SMP, hingga SMA, kini menghadapi ujian serius di daerah. Di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, program strategis ini dituding rawan disusupi praktik curang yang berpotensi mengorbankan kesehatan anak-anak.

Sejumlah laporan dari lapangan menyebutkan adanya menu makanan yang tidak layak konsumsi, namun tetap dipaksakan untuk disalurkan ke sekolah-sekolah.

Dugaan kuat mengarah pada kontraktor pelaksana yang mengejar keuntungan semata dengan mengorbankan mutu bahan pangan dan standar gizi.

Ironisnya, informasi yang beredar menyebut mantan mafia Beras Orang Miskin (RASKIN) diduga ikut mengendalikan rantai distribusi MBG di daerah ini.

Jika benar, situasi ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman langsung terhadap masa depan generasi muda. Publik tentu belum lupa praktik busuk beras oplosan kualitas rendah dikemas seolah layak—yang pernah merugikan masyarakat luas.

Bayang-bayang pola lama itu kini menghantui program yang seharusnya menjadi tonggak perbaikan gizi nasional. Pengawasan Superketat Wajib Hukumnya
Program MBG bukan proyek biasa. Ia menyangkut hak dasar anak atas pangan sehat.

Karena itu, pengawasan harus dilakukan berlapis dan transparan:
Audit terbuka terhadap kontraktor dan pemasok bahan pangan.

Standar menu dan gizi yang jelas, terukur, dan diawasi tenaga ahli.
Pelibatan masyarakat dan sekolah sebagai pengawas partisipatif.
Sanksi tegas hingga pemutusan kontrak bagi pelanggar.

Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga pengawas tidak boleh abai. Setiap indikasi kecurangan harus ditindak cepat dan terbuka.

MBG harus bersih dari mafia, atau program mulia ini akan berubah menjadi ladang bancakan yang mencederai kepercayaan publik.
Pada akhirnya, anak-anak bukan objek proyek.

Mereka adalah subjek masa depan bangsa. Jika MBG ingin benar-benar layak dan berkelanjutan, keberanian membongkar praktik curang adalah harga mati.

Penulis:Tim/Wh/Day.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *