SUMENEP – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pemasangan poster rokok ilegal di sejumlah toko toko. Pemasangan poster tersebut berisi ciri-ciri rokok ilegal yang dilarang beredar.
Kasat Pol PP Kabupaten Sumenep, Drs. Ach. Laili Maulidy mengatakan, ciri-ciri rokok ilegal, salah satunya pita cukai palsu, pita cukai berbeda, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda
Pelunasan cukai dalam Pasal 29 Ayat (1) disebutkan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.
“Tim sudah mulai memasang poster atau pamflet disejumlah toko. Pamflet itu berisi ciri-ciri rokok ilegal yang dilarang untuk beredar,” kata Laili Maulidi, Rabu (7/9/2022).
“Laporkan peredaran rokok ilegal ke Kantor Bea dan Cukai terdekat”, yang dilengkapi logo Pemerintah Kabupaten Sumenep, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten setempat.
Menurunya, rokok ilegal sangat merugikan negara dan harus kita oerangi demi terciptanya para pelaku usaha tertib dalam peredaran rokok yang legal.
“Pemasangan pamflet rokok ilegal di sejumlah toko itu untuk pendataan dan pengumpulan informasi peredaran barang kena cukai ilegal di Kabupaten Sumenep. Itu juga bentuk anjuran dan sosialisasi dan pengumpulan data akan dikirim ke bea cukai,” ucapnya.
Lebih lanjut ia memaparkan, penindakan terhadap adanya peredaran rokok ilegal, pihaknya mengaku bukan kewenangannya, Satpol PP hanya memberikan sosialisasi dan imbauan kepada toko.
“Penindakannya kewenangan bea cuka, kami hanya mendata dan memberikan imbauan,” paparnya.
Ia berharap, dengan kegiatan tim tersebut peredaran rokok ilegal itu bisa ditekan sedemikian rupa. Sebab, cukai rokok tersebut banyak mendukung terhadap program pemerintah.
“Semoga mereka yang membuat rokok tanpa cukai, segera mengurus cukai agar legal. Kami dari tim memberikan pemahaman kepada para pihak terkait. Semoga ini bisa dipahami,” Pungkasnya,(Tim/Wh/Day).












