SUMENEP – Bisnis Narkoba dan Prostitusi hingga bisa di genjot dalam mobil, pengakuan seorang mantan pemandu lagu dan PSK asal Sumenep, Madura, Jawa Timur mengaku tergiur dengan bisnis haram tersebut.
Bunga yang tidak mau di sebutkan namanya menceritakan bahwa, kehidupan kelam nya, saat dirinya terjermus ke lingkaran narkoba dan prostitusi sangat menggiurkan. Karena cepat dan mudah mendapatkan keuntungan besar.
Berawal dari pekerjaan nya sebagai ibu rumah tangga dan di karuniai anak laki-laki, serta pernah menjadi korban KDRT, hingga berujung penceraian. Dari situ Bunga bekerja sebagai pemandu lagu di beberpa cafe di kabupaten Sumenep dengan sistem free line.
Bekerja sebagai pemandu lagu pastinya tidak luput dari minuman keras dan narkoba, Bunga pun ikut dan larut dalam pekerjaa nya, karena setiap hari penghasilan nya sebagai pemandu lagu serta mendapatkan saweran dari pengunjung sangatlah tinggi.
“Saya seorang janda beranak satu yang sudah terjerumus ke pekerjaan yang kotor, dulu saya memang bekerja sebagai pemandu lagu dan pelacuran,” Ucapnya.
Bunga juga mengungkapkan bahwa, sehabis karokean oleh pengunjung bisa di bawak ke hotel dengan tarif Rp. 500.000 hingga Rp. 750.000 atau sesuai kesepakatan.
“Kadang ada juga pelanggan saya itu punyak kebiasaan aneh, seperti main atau genjot di mobil lebih asik. Tapi kebanyakan di hotel Mas..,” Ungkapnya.
Dirinya melanjutkan kisah kelamnya tetang peredaran narkoba, bahwa ada salah satu pelanggan nya yang menjadi pengedar sehingga bunga terjerumus. Dirinya sering di bawa ke salah satu cafe di sumenep oleh pelanggan nya dan di tawari pil extasi.
“Pertama saya di ajari hisap sabu mas, oleh pelanggan saya itu, lama-lama saya terbiasa tapi saya juga di tawarin pil inex oleh pelangan saya. Saya tanya.. harga nya berapa itu satu butir, dia jawab bahwa kalau di dijual ke cafe yang biasa di tempati gituan Rp. 500.000,” Ujarnya
Selanjutnya, Bunga menjelaskan bahwa dirinya sudah hampir satu tahun berhenti bekerja seperti itu, dan dirinya sekarang sudah bersuami dan menjadi ibu rumah tangga, (Tim/Wh/Del).












