NET SYBER.COM, BANGKALAN – Pelaku pembacokan terhadap Saenul Arief (30) dan Farida (25) di Jalan Raya Binoh Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Tak sampai 12 jam, polisi berhasil mengamankan pelaku.
Pria berinisial AA(19) Warga Desa Muragung Kecamatan Socah, Bangkalan berhasil diamankan polisi dirumahnya. Sedangkan kakaknya, MZM (30) yang juga sebagai suami korban melarikan diri sebelum polisi tiba di lokasi.
Kedua kakak beradik ini membunuh kedua korban lantaran sakit hati melihat keduanya berboncengan. Ahirnya kedua korban di kejar hingga Jalan Raya Binoh,Kecamatan Burneh, Bangkalan dan langsung ditebas parang milik AA.
“Status korban dengan pelaku ini masih ada hubungan pernikahan, yakni antara Farida dan Muzammil namun memang sudah pisah ranjang,” Ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan.
Dalam pembunuhan ini, keduanya memiliki peran berbeda. Muzammil bertugas membawa motor, sedangkan Abdul Aziz memegang parang dan bertugas sebagai eksekutor.
“Mereka melakukan pembunuhan ini secara spontas, lantaran sakit hati tersangka kemudian mengejar korban dan menghabisinya. Disini Abdul Aziz sebagai eksekutornya” terang mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.
Dikatakan, Muzammil saat ini juga merupakan DPO Polres Sidoarjo dan juga Polrestabes Surabaya dengan kasus berbeda. Saat ini, polisi sedang mengejar pelaku dan mendalami kasus ini.
Kepada polisi AA tega menebas korban lantaran sakit hati kakak iparnya tersebut pergi dengan laki-laki lain. Ia pun membantu kakaknya, MZM untuk membunuh kedua korban.
“Saya sakit hati. Dua orang itu (korban,red) boncengan dengan sangat dekat. Padahal Farida masih punya suami yaitu kakak saya,” ucapnya dengan menunduk, (Tim).












