HUKUMKRIMINALPERISTIWA

5 Kawanan Perampok Sadis Tak Berkutik di Tangan Kapolsek

×

5 Kawanan Perampok Sadis Tak Berkutik di Tangan Kapolsek

Sebarkan artikel ini

NET STBER.COM, PROBOLINGGO – Komplotan perampok sadis, berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Lima pelaku diburu dan ditangkap di tempat yang berbeda.

Komplotan ini di antaranya bernama Ahmad Fauzi (20), Sules (48), dan Sapik (45). Ketiganya merupakan warga Desa Tigasan Wetan.

Berikutnya adalah Ahmad Salim (28), yang merupakan warga Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan dan satu pelaku lainnya bernama Slamet (38), warga Desa Gunung Tengu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

“Kelima anggota komplotan perampok ini sangat meresahkan warga. Pengungkapan ini bermula dari penangkapan Ahmad Fauzi pada Rabu 12 Juni 2019 lalu. Pelaku dilaporkan warga karena gerak-geriknya sangat mencurigakan. Yaitu membawa sajam berupa celurit pada malam hari, di sekitar Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan,” kata Kapolsek Tegalsiwalan, AKP Ida Bagus Gedhe, Kamis (20/6/2019).

Dari laporan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Tegalsiwalan langsung bergerak cepat. Dengan menangkapnya sekitar jam 10.00 malam. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek untuk proses interogasi.

“Anggota komplotan ini, terkenal sangat lihai dan sadis. Karena dalam setiap melakukan aksinya, mereka selalu membekali diri dengan sajam dan tak segan melukai korbannya. Kami atas nama masyarakat, berterima kasih pada pihak kepolisian,” ujar Kades Banjarsawah, Muhammad Saleh.

Dalam penangkapan itu, satu pelaku harus menerima tembakan dari petugas, disebut melawan saat hendak diamankan.

“Sejumlah barang bukti turut diamankan dari tangan para pelaku. Di antaranya adalah senjata tajam jenis celurit, serta pakaian yang dikenakan pelaku. Tercatat, setidaknya ada 6 lokasi diakui telah disasar oleh para pelaku,” tegasnya

Di antaranya, pencurian 3 ekor sapi di Desa Banjarsawah, pencurian 2 unit sepeda motor di Desa Sumberbulu, pencurian 2 ekor sapi di desa Sumberklidung. Pencurian mesin pompa air di Desa Sumberklidung, pencurian 4 ekor sapi di dua lokasi di Desa Bulujaran Kidul.

Kepada polisi, pelaku mengaku terpaksa menjadi perampok, lantaran desakan kebutuhan ekonomi, (Tim/Pr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *