BERITA

Beredar Uang Tebusan 35 Juta, BNNP Jatim Gagal Ungkap Gembong Narkoba di Sumenep

×

Beredar Uang Tebusan 35 Juta, BNNP Jatim Gagal Ungkap Gembong Narkoba di Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – BNNP Jawa Timur bersama BNNK Sumenep mengklaim berhasil mengungkap jaringan narkoba di salah satu tempat hiburan malam di Kabupaten Sumenep. Sasarannya: Cafe Mr. Ball.

Razia besar-besaran itu dilakukan Minggu malam (01/11/2026). Hasil tes urine langsung bikin geger, puluhan pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Menurut informasi yang dihimpun tkp86.com dari sumber di dalam lokasi, belasan pengunjung yang diduga kuat positif narkoba justru berhasil lolos, Caranya? Diduga dibantu “orang dalam” Bahkan beredar rumor minta uang tebusan 35 juta per kepala.

“Sangat janggal. Kesannya main-main. Saya lihat dengan mata kepala sendiri, banyak yang habis pakai inek. Efeknya beda jauh dengan mabuk alkohol bahkan beredar rumor minta tebusan 35 juta,” ungkap sumber tersebut.

Lebih parah lagi, sumber itu menuding ada oknum petugas yang sengaja “mengawal” beberapa pengunjung keluar dari area cafe agar terhindar dari tes urine.

“Kami lihat sendiri. Ada beberapa petugas yang mengiring mereka keluar supaya lolos dari tes urine,” tegasnya.

Jika benar, ini bukan lagi razia. Ini sandiwara. Ini penghinaan terhadap upaya pemberantasan narkoba di Madura.

Padahal menurut sumber itu, membongkar bandar di Sumenep itu gampang.

“Tinggal interogasi saja setelah positif. Dari mana mereka beli? Sistemnya dirajau atau diantar? Itu semua bisa diungkap kalau petugasnya benar-benar mau,” katanya.

BNNP Jatim dan BNNK Sumenep dituntut transparan. Jangan sampai razia yang katanya “berhasil” ini justru jadi bukti bahwa jaringan narkoba di Sumenep kebal hukum karena ditopang oknum.

“Bila perlu henphone pengunjung yang positif di trek percakapan nya, mereka beli sama siapa,” Pungkasnya.

Penulis: Tim/Hk/Day.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *