TKP86, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat mengaktifkan langkah tanggap darurat pascainsiden kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2. Musibah tersebut terjadi di perairan utara Pulau Sapudi pada Minggu (2/8/2026).
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo langsung mengondisikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Fokus utama intervensi pemerintah daerah dipusatkan di Pelabuhan Kalianget sebagai titik evakuasi dan kedatangan para korban terdampak.
Bupati menginstruksikan jajarannya untuk bergerak sigap dalam memberikan pendampingan. Pemenuhan kebutuhan dasar hingga pelayanan kesehatan darurat disiapkan secara maksimal demi memastikan kondisi fisik maupun mental para penumpang terlayani dengan baik.
“Keselamatan dan kebutuhan para penumpang menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Seluruh jajaran siap memberikan bantuan keperluan serta penanganan medis bagi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2,” tegas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Guna menunjang aksi tanggap darurat di lapangan, Pemkab Sumenep menyiagakan puluhan armada ambulans, tim medis lintas puskesmas, serta posko pelayanan kesehatan di area pelabuhan. Langkah antisipatif ini disiapkan agar penumpang yang membutuhkan penanganan medis lanjutan dapat segera dievakuasi ke rumah sakit.
Selain dukungan medis, Pemkab Sumenep juga memperkuat koordinasi intensif bersama otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan tim SAR gabungan. Sinergi ini dibangun demi menjamin kelancaran alur evakuasi serta pendataan korban di lokasi kejadian.
Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi warga yang tertimpa musibah. Seluruh fasilitas publik dan bantuan logistik dipastikan siap menyokong para penumpang hingga situasi kembali kondusif.












