BERITA

PUTR Sumenep Terjunkan Tiga Satgas Khusus, Perbaikan Jalan dan Normalisasi Drainase Jadi Prioritas Antisipasi Banjir

×

PUTR Sumenep Terjunkan Tiga Satgas Khusus, Perbaikan Jalan dan Normalisasi Drainase Jadi Prioritas Antisipasi Banjir

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep bergerak cepat membenahi infrastruktur kota sekaligus mengantisipasi datangnya musim hujan. Upaya itu diwujudkan dengan membentuk tiga Satuan Tugas (Satgas) khusus yang difokuskan pada tiga persoalan utama: jalan rusak, drainase tersumbat, dan pendangkalan sungai.

Kepala Dinas PUTR Sumenep, Eri Susanto, mengatakan pembentukan satgas ini merupakan langkah responsif dalam menangani persoalan lapangan secara cepat dan terarah.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Begitu ada laporan atau pantauan jalan rusak dan drainase tersumbat, tim segera turun ke lokasi,” ujar Eri Susanto.

Tiga satgas tersebut memiliki tugas dan fokus kerja berbeda, yakni:

1. Satgas Tutup Lobang
Tim ini secara rutin diterjunkan untuk menambal jalan berlubang menggunakan material hotmix. Satgas ini bertugas cepat menanggapi laporan masyarakat dan hasil pemantauan internal, guna mencegah kecelakaan dan kerusakan jalan yang semakin parah.

2. Satgas Merah (Drainase)
Beranggotakan 28 personel, tim ini fokus melakukan pembersihan saluran drainase dan gorong-gorong di titik-titik rawan genangan, seperti di Jalan Setia Budi. Kegiatan normalisasi ini bertujuan memperlancar aliran air agar tidak terjadi banjir saat curah hujan tinggi.

3. Satgas Kali Marengan
Dengan 25 personel, satgas ini bertanggung jawab mengangkat sedimen dan sampah di sepanjang aliran sungai utama, seperti Kali Marengan. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi pendangkalan yang kerap menjadi pemicu banjir di wilayah perkotaan.

Eri menambahkan, sebagian besar penyumbatan drainase dan pendangkalan sungai disebabkan oleh sampah rumah tangga, terutama popok dan plastik sekali pakai.

“Masalah ini bukan hanya soal teknis, tapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Selain langkah cepat di lapangan, Dinas PUTR juga berkoordinasi dengan Komisi III DPRD Sumenep guna merumuskan solusi jangka panjang. Salah satunya dengan mengusulkan anggaran sebesar Rp25 miliar untuk pembangunan saluran air baru di Jalan Trunojoyo, serta rencana pembangunan embung di Desa Sendir.

Pembangunan embung tersebut diharapkan mampu mengendalikan debit air dan mengurangi risiko banjir di tiga kecamatan, yakni Batuan, Saronggi, dan Lenteng.

Penulis:Tim/wh/day.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *