BERITA

Gempa 6,5 SR Guncang Sumenep, Warga Pilih Gubenur Jatim Mundur Dari Jabatan Nya

×

Gempa 6,5 SR Guncang Sumenep, Warga Pilih Gubenur Jatim Mundur Dari Jabatan Nya

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Gempa 6,5 SR yang mengguncang Sumenep menyisakan luka mendalam. Ratusan warga terdampak harus bertahan dengan kondisi darurat, namun sosok yang seharusnya hadir memberi penguatan moral, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, justru absen.

Tak ada kunjungan, tak ada tatapan mata langsung kepada korban, apalagi langkah cepat dari tingkat provinsi. Semua penanganan bencana dibiarkan berjalan seadanya di bawah kendali Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kondisi ini memicu kritik tajam. Bagaimana mungkin seorang gubernur yang kerap hadir dalam acara seremonial dan pencitraan di Sumenep, tiba-tiba bungkam ketika rakyatnya benar-benar membutuhkan kehadiran? Apakah kepemimpinan hanya berhenti di panggung dan baliho, sementara penderitaan rakyat dibiarkan tanpa perhatian?

Lebih Lebih parahnya lagi, Sumenep adalah salah satu daerah penyumbang migas terbesar di Jawa Timur. Jutaan barel minyak dan gas diangkut keluar dari perut bumi Sumenep, menjadi sumber pundi-pundi provinsi. Namun ketika bencana mengguncang, hasil migas yang dipuji-puji itu tidak kembali dalam bentuk perhatian dan perlindungan bagi rakyat kecil.

“Rakyat hanya diperas hasil alamnya, tapi ditinggalkan saat menderita dan janji politik yang di ucapkan seakan menjadi sampah,” ungkap Yusuf seorang aktivis Sumenep. Kamis (02/10/2025)

Dirinya menjelaskan jika pola pikir nya yang hanya suka seremonial saja tidak pantas jadi gubenur Jawa Timur.

“Lebih baik mundur jika tidak tanggap tangani korban gempa di sumenep,” tegasnya.

Absennya Khofifah pasca gempa dipandang sebagai cermin kepemimpinan yang lebih sibuk pencitraan daripada menjalankan tanggung jawab.

Sementara Pemkab Sumenep harus berjibaku sendiri untuk mbantu korban gempa baik di daratan dan Kepulauan, Provinsi Jawa Timur justru terlihat dingin, seakan tidak pernah ada tragedi.

Penulis: Tim/mawar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *