Uncategorized

Enam Ratus Juta Lebih, Kepala Desa Jadi Korban Oknum Anggota DPRD Sumenep

×

Enam Ratus Juta Lebih, Kepala Desa Jadi Korban Oknum Anggota DPRD Sumenep

Sebarkan artikel ini

SUMENEP –  Korban dugaan penipuan oleh salah satu oknum anggota DPRD Sumenep mencapai Rp.630.000.000 ahirnya bersuara, korban tak lain enam Kepala Desa di kepulauan Kangian, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

GRD Salah satu Kepala Desa Yang tidak mau disebutkan naman aslinya menjelaskan, jika salah satu anggota DPRD Sumenep Dapil Satu menjajikan kepada ke enam kepala desa Program dengan uang muka Rp.60.000.000 dengan Pagu anggaran Rp.300.000.000 Perdesa,’ Ucapnya kepada tkp86.com, Sabtu, (27/05/2023).

Menurutnya, Uang tersebut terkupul sebayak Rp.360.000.000 dari enam kepala Desa yang ada di Pulau Kangian, dari situlah Salah satu anggota DPRD mengelabuhi korbannya dengan iming-iming di berikan Program di desa masing-masing.dengan anggaran Rp.200.000.000

“Penyerahan uang terjadi di salah satu Cafe milik Anggot DPRD di Kota Sumenep pada tahun 2021. Setelah beberapa bulan ke enam Kepala Desa menagih Program tersebut, namun onum anggota DPRD itu hanya janji-jaji saja,” Kata GRD

Dirinya menambahkan, jika Persoalan itu sampai saat ini belum di selaikan, baik dari sisi keuangan maupun Program yang di janjikan oleh oknum Anggota DPRD.

“Ke enam dari Kepala Desa ini termasuk saya, dari tahun 2021-2023 belum mendapatkan Program yang di janjikan oleh salah satu oknum anggota DPRD Dapil Satu itu,” Ungkapnya.

Menurutnya, Kasus dugaan penipuan ini menjadi sorotan dari kalangan Kepala desa yang merasa di rugikan oleh perbuatan oknum salah satu Anggota DPR Sumenep.

“Ke enam Kepal Desa sudah beberapa kali menemui onknum Anggota DPRD tersebut bersama Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) namun dirinya tidak bisa menyelesaikan bahkan, hanya janji-janji saja,” Pungkasnya.

Harapan nya, Ke enam Kepala Desa Asal Pulau Kangian ini uang yang diambilnya di kembalikan, jika tidak segera diselesaikan maka akan tempuh jalaur hukum, (Tim/wh/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *