SUMENEP – Sidang Paripurna atara Bupati Sumenep dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD). Dalam Rapat tersebut pemerintah harus lebih kreatif dan inovatif serta bisa memperdayakan sumberdaya alam yang ada, Senin (9/04/2021).
Sidang paripurna yang bertempat di ruang Paripurna DPRD Sumenep itu kali ini bertujuan meminta kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH.MH. untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan lebih lagi.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumenep, Dul Siam, melalui juru bicaranya Ach. Naufil bahwa pihaknya meminta kepada ekskutif agar lebih baik lagi
Dalam sistem kepemerintahannya utamanya harus lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan pendapatan daerah setempat.
Berdasarkan data yang tercantum dalam LKPJ Bupati Sumenep Akhir Tahun Anggaran 2020, tertulis bahwa pendapatan daerah telah tercapai 100,85 persen.
Presentase itu bisa disimpulkan, telah terjadi peningkatan pendapatan daerah di tahun 2020 lalu.
Peningkatan pendapatan daerah tersebut didukung oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 15.06 persen.
“Namun, ketika kami tahu apa saja komponen PAD di tahun 2020 itu, yang masih bertumpu pada pajak dan bagi hasil, maka kegembiraan itu pelan-pelan berkurang,” Kata Naufil.
Pihaknya melanjutkan, bahwa pansus LKPJ yang sebelum-sebelumnya telah berulang-ulang mengatakan bahwa sumber-sumber PAD tidak mengalami kemajuan.
“Bahkan dengan berulang-ulang kami DPRD meminta Pemkab Sumenep untuk lebih kreatif dan inovatif lagi memberdayakan segala potensi sumber daya alam yang dimiliki Kota Keris ini,” Ujarnya.
Oleh sebab itu, kata Naufil, Pansus meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru dengan mengulangi permintaan yang sama.
“Agar Pemkab Sumenep benar-benar membangun semangat dan langkah-langkah kreatif serta inovatif,” Paparnya.
Dalam upaya untuk memberdayakan potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Sumenep untuk menumbuhkembangkan PAD.
“Sehingga cita-cita mulia untuk mandiri, mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat bisa tercapai dan bukan hanya mimpi indah yang diselipkan di saat kita asyik berdiskusi,” Pungkasnya, (Tim/Wh/Day).












