PEMERINTAHANPOLITIK

Pilkada Sumenep 2020 : Nama Fatta Jasin Semakin Populer, Inilah Penjelasan nya

×

Pilkada Sumenep 2020 : Nama Fatta Jasin Semakin Populer, Inilah Penjelasan nya

Sebarkan artikel ini

NET SYBER.COM, SUMENEP – Pilkada Sumenep 2020 nama Fattah Jasin semakin populer, banyak netizen membicarakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Kemukinan besar rekom dari PKB akan berpeluang dan menentukan siapa yang pantas maju.

Ketua DPC PKB Sumenep kiai Imam Hasym menuturkan, figur Fattah Jasin masih sangat berpeluang maju sebagai Cabup dari PKB, meski dia bukan dari kalangan kiai. Dirinya sudah menegaskan, calon yang akan diusung nanti tidak harus dari kalangan kiai.

“Tidak harus seorang kiai, walaupun bukan seorang kiai, tapi memiliki kepedulian terhadap ulama dan bisa membawa Sumenep lebih baik, kenapa tidak,” ungkapnya.

Menurut Imam Hasyim, dari sembilan nama yang diusulkan ke DPP, beberapa di antaranya bukan dari kalangan kiai.

“Pak Fattah Jasin dan Syaiful A’la itu bukan seorang kiai. Tapi, mereka masuk diantara yang kami usulkan ke DPP,” tuturnya.

Untuk rekom, lanjutnya pihaknya masih menunggu hasil keputusan dari DPP. Sebab, kata dia persoalan itu merupakan hak priogratif DPP.

“Finalnya itu ada di DPP, siapa yang akan direkom di Pilkada nanti

Secara terpisah, pengamat muda Mz. Pilkada sumenep 2020 Fattah Jasin Sangat dominan untuk memenangkan kursi Bupati, namun wakil yg akan iya ganden masi belum di ketahui.

“Menurut analisa dari segi perbincangan dari media sosial seperti grup WA dan Facebook Fatta Jasin sangat direspon baik dari beberapa percakapan,” Maz, 22/10/2019

Namun jika Fatta Jasin salah memilih wakil bupati maka bisa berakibat fatal, dominan orang sumenep tidak melihat figur dari kalangan kiai saja namun dari kalangan birokrat juga bisa, bahkan dari kalangan pengusaha jugak akan jadi terending di Pilkada Sumenep 2020.

“Menurut saya pribadi figur yang akan berlaga di pilkada sumenep 2020 nanti harus bisa membawa sumenep lebih maju, sejahtera, jujur, dan mengutamakan kepentingan masyarakat sumenep juga tidak mementingkan diri sendiri kelompok atau golongan nya,” pungkasnya, (Tim/Mat/Day).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *